Patriarki dan Pekerja Kesejahteraan Sosial
Sistem Usaha Kesejahteraan Sosial
Wahyu Ramdhan Wijanarko, 1006694271
Resume : Bab 10, buku Human service an complex organization
Pekerja Kesejahteraan Sosial adalah Pekerjaan Perempuan
Perempuan yang mendominasi pekerja kesejahteraan sosial didasari oleh ideologi patriarki. Khususnya, ideologi ini melihat perempuan sebagai pengasuh dan laki – laki member nafkah pada keluarga. Dimana menolong orang dengan norma yang merupakan ekspektasi dari tugas perempuan selaku pengasuh dan fungsi ekspresif ini merupakan dasar dari gender sosial dalam pembagian peran. Contoh lainnya, pekerja kesejahteraan sosial tidak proporsional merepresentastifkan perempuan di kesejahteraan sosial. Anggota organisasi pekerja kesejahteraan sosial melihat bagaimana kemampuan perempuan mengasuh dalam segi domestik maupun diluar keluarganya.
Ideologi Patriarki ini telah mengakar dan menjadi budaya pada kehidupan manusia. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa budaya patriarki ini tidak dapat di hapuskan dan akan terus ada hingga masa yang akan datang. Oleh sebab itu, ‘posisi’ perempuan yang seakan-akan selalu berada di bawah laki-laki akan selalu ada didalam tatanan kehidupan manusia dan hal ini sudah dirasakan sebagai sesuatu yang lumrah. Namun, tidak menutup kemungkinan didalam suatu kondisi atau situasi, perempuan menjadi seseorang yang mengontrol dan mengendalikan kehidupan sehari-hari (misalnya seorang ibu yang lebih dominan ada di rumah). Continue reading →