Rakyat miskin objek kampanye
Dalam pemilihan umum, partisipasi politik melalui sokongan suara masyarakat miskin menjadi hal yang signifikan untuk memenangkan para elite politik menuju kursi kekuasaan. Rakat miskin mudah digiring untuk berkampanye, bukan karena paham tentang politik atas kesadaran pribadi, namun karena untuk mendapat keuntungan langsung, berupa uang, makanan, dan kebanggaan. Dr. Musni Umar menjelaskan bahwa partisipasi politik dikalangan pengayuh becak dikatakan meriah,hal ini disebabkan antara lain:
- Mereka memiliki banyak waktu, keikutsertaan mereka dalam kampanye, bukan karena pengayuh becak mempunyai budaya politik untuk mengamalkan demokrasi, tetapi mereka mengharap bantuan uang.
- Berkampanye dianggap sebagai kebanggaan, terutamakarena bertemu dengan tokoh politik yang selama ini hanya dilihat di televisi
- Kampanye merupakan ajang hiburan, karena hampir disetiap kampanye disuguhkan hiburan musik yang setidaknya dapat sejenak melupakan kepenatan hidup.
- Mendapat pakaian, makanan dan dianggap sebagai manusia yang diperlukan. Continue reading
